infolangsung.org – Pada 2 Desember, hanya 24 jam sebelum rilis resmi, game Horses karya Santa Ragione Game Studio dilarang peredarannya di Epic Games Store. Keputusan ini mencuat setelah Epic Games meninjau konten game dan menemukan adanya pelanggaran terhadap pedoman dan kebijakan yang berlaku di platform mereka. Game yang semula dijadwalkan dirilis tersebut akhirnya ditarik dari Epic Games Store.
“Baca Juga: CEO Microsoft AI Kaget dengan Reaksi Negatif Pengguna terhadap Copilot”
EPIC GAMES MENGIDENTIFIKASI PELANGGARAN KONTEN YANG TIDAK SESUAI ATURAN
Menurut informasi yang dirilis melalui FAQ resmi game. Epic Games menyebutkan bahwa konten dalam Horses dianggap tidak sesuai dengan pedoman mereka, khususnya terkait penggambaran pelecehan, perilaku seksual, kekejaman terhadap hewan, serta materi yang kurang pantas untuk disebarkan. Hal ini membuat Horses masuk dalam kategori rating Adult Only (AO), yang memang tidak didistribusikan di Epic Games Store.
SANTA RAGIONE MENYANGGAH DAN AJUKAN BANDING
Santa Ragione, pengembang di balik Horses, tidak tinggal diam terhadap keputusan tersebut. Mereka mencoba mengajukan banding dengan menekankan bahwa sejumlah adegan dalam game telah disensor sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh Epic Games. Mereka juga menyatakan bahwa game ini tidak mempromosikan kekerasan pada hewan atau manusia. Dan penggambaran kekerasan yang ada telah dikategorikan sebagai PEGI 18 dan ESRB M. Yang menandakan konten yang sesuai untuk audiens dewasa.
EPIC GAMES MEMBERIKAN OPSI UNTUK MEMPERBARUI KONTEN
Dalam tanggapan mereka, Epic Games memberikan beberapa opsi kepada Santa Ragione. Salah satunya adalah memperbarui konten dalam Horses agar lebih sesuai dengan kebijakan konten yang ditetapkan oleh Epic. Setelah perbaikan konten dilakukan, game tersebut dapat diajukan kembali untuk peninjauan lebih lanjut oleh Epic Games. Meskipun demikian, keputusan ini tetap menimbulkan pertanyaan mengenai batasan kebijakan konten yang diterapkan oleh Epic Games Store. Serta sejauh mana kebijakan tersebut akan memengaruhi kebebasan kreatif pengembang. Banyak pihak juga mempertanyakan konsistensi kebijakan ini, mengingat kebijakan konten di platform digital sering kali berubah dan dapat membatasi jenis permainan yang dapat diterima di pasar.
“Baca Juga: TECNO Megabook S14 Debut di Indonesia, Bawa Fitur Unggulan”
IMPLIKASI BAGI MASA DEPAN PENGEMBANGAN GAME KONTROVERSIAL
Keputusan Epic Games untuk melarang Horses dari peredaran mengangkat isu yang lebih besar mengenai batasan kebijakan konten di platform distribusi game besar. Sementara beberapa pengembang mungkin merasa kebijakan ini berlebihan. Pengawasan ketat terhadap konten sensitif menjadi penting dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna platform. Bagi Santa Ragione, ini bukanlah akhir dari perjalanan Horses. Tetapi sebuah tantangan baru untuk memastikan kontennya sesuai dengan pedoman yang ada. Ke depannya, pengembang lainnya mungkin akan lebih berhati-hati dalam merilis game dengan konten kontroversial di platform besar seperti Epic Games Store.