
Apple Rumorkan Kurangi Produksi iPhone 17 karena RAM
infolangsung.org – Kenaikan harga komponen memori kembali menjadi perhatian industri teknologi. Setelah memengaruhi berbagai produsen perangkat keras, kondisi tersebut kini disebut turut berdampak pada rencana produksi smartphone terbaru Apple.
Laporan terbaru menyebut Apple berpotensi mengurangi produksi model dasar iPhone 17. Langkah ini dikaitkan dengan meningkatnya biaya komponen, terutama modul RAM LPDDR5X dan memori NAND.
“Baca Juga: vivo Rilis Y500 di Indonesia, Usung Baterai 8.100 mAh”
Dalam beberapa waktu terakhir, harga RAM dan SSD mengalami kenaikan tajam akibat tingginya permintaan serta keterbatasan pasokan. Situasi tersebut membuat biaya produksi perangkat elektronik ikut meningkat.
Informasi mengenai rencana tersebut berasal dari tipster Fixed Focus Digital melalui platform Weibo. Menurut laporan itu, Apple dikabarkan akan mengurangi produksi model dasar iPhone 17 sekitar 33 persen.
Keputusan tersebut disebut berkaitan langsung dengan lonjakan harga modul memori LPDDR5X. Komponen ini menjadi salah satu bagian penting dalam produksi smartphone modern.
Laporan itu menyebut harga modul LPDDR5X telah meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu. Kenaikan tersebut memberikan tekanan besar terhadap biaya produksi perangkat.
Pada kuartal ketiga 2026, harga modul LPDDR5X berkapasitas 12 GB disebut telah mencapai sekitar 145 dolar AS. Sebagai perbandingan, pada kuartal pertama tahun yang sama harganya masih berada di kisaran 120 dolar AS.
Peningkatan harga dalam waktu relatif singkat membuat produsen perangkat harus menyesuaikan strategi produksi. Apple disebut menjadi salah satu perusahaan yang terdampak oleh kondisi tersebut.
Model dasar iPhone 17 dikabarkan menjadi varian yang paling rentan terhadap kenaikan biaya produksi. Hal itu karena perangkat tersebut memiliki margin keuntungan lebih rendah dibandingkan model lain dalam lini iPhone 17.
Ketika harga komponen meningkat, ruang keuntungan dari model dasar menjadi semakin sempit. Kondisi tersebut dapat mendorong perusahaan untuk mengurangi jumlah produksi demi menjaga efisiensi bisnis.
Langkah seperti ini bukan hal yang asing di industri teknologi. Produsen sering menyesuaikan volume produksi berdasarkan biaya komponen, permintaan pasar, serta proyeksi keuntungan.
Meski demikian, Apple hingga kini belum memberikan pernyataan resmi mengenai kabar pengurangan produksi tersebut. Informasi yang beredar masih berasal dari laporan tipster dan belum dikonfirmasi oleh perusahaan.
Selain RAM, harga memori NAND juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Komponen ini berperan sebagai media penyimpanan utama pada berbagai perangkat elektronik, termasuk smartphone.
Menurut laporan yang sama, harga modul NAND berkapasitas 256 GB diperkirakan mencapai sekitar 51 dolar AS pada kuartal ketiga 2026. Angka tersebut menunjukkan tren kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.
Peningkatan harga NAND menambah tekanan terhadap produsen smartphone. Selain RAM, komponen penyimpanan menjadi salah satu penyumbang biaya terbesar dalam proses produksi perangkat.
Kenaikan harga dua komponen utama tersebut dapat memengaruhi strategi peluncuran produk baru. Produsen perlu mempertimbangkan keseimbangan antara biaya produksi dan harga jual kepada konsumen.
“Baca Juga: Feature Phone Nokia Baru Hadir dengan Tombol AI”
Lonjakan harga RAM dan NAND menunjukkan bahwa industri semikonduktor masih menghadapi tantangan pasokan. Permintaan yang tinggi, terutama dari sektor kecerdasan buatan dan pusat data, terus meningkatkan kebutuhan terhadap chip memori.
Kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi produsen smartphone, tetapi juga perusahaan yang memproduksi komputer, SSD, dan berbagai perangkat elektronik lainnya. Biaya komponen yang terus meningkat dapat berdampak pada harga produk akhir di pasar.
Apabila laporan mengenai Apple terbukti benar, pengurangan produksi model dasar iPhone 17 menjadi salah satu bentuk penyesuaian terhadap kondisi pasar saat ini. Strategi tersebut bertujuan menjaga efisiensi ketika biaya komponen terus meningkat.
Hingga saat ini, Apple belum mengumumkan perubahan rencana produksi iPhone 17 secara resmi. Informasi lebih lanjut kemungkinan akan diketahui mendekati jadwal peluncuran perangkat atau melalui laporan resmi perusahaan di masa mendatang.