
Steam Deck Tembus 30 Ribu Game yang Kompatibel
infolangsung.org – Steam Deck kembali mencatat pencapaian penting dalam perkembangan ekosistem handheld PC berbasis SteamOS. Valve kini memiliki lebih dari 30.000 game berstatus Verified atau Playable.
Milestone tersebut menunjukkan perkembangan kompatibilitas yang berlangsung sejak Steam Deck pertama kali meluncur pada 2022. Jumlah game yang mendukung perangkat terus bertambah seiring pengembangan SteamOS dan Proton.
“Baca Juga: Samsung Galaxy S26 FE Resmi, Bawa Exynos 2500 dan One UI 9″
Menurut laporan PCGamesN yang mengacu pada data SteamDB, lebih dari 31.000 game kini tercatat kompatibel. Angka tersebut mencakup game dengan status Verified maupun Playable pada Steam Deck.
Valve menggunakan sistem verifikasi untuk memberikan gambaran mengenai pengalaman bermain sebuah game di Steam Deck. Status Verified berarti game dapat berjalan dengan baik tanpa memerlukan penyesuaian berarti.
Sementara itu, status Playable menunjukkan game tetap dapat dimainkan dengan beberapa penyesuaian. Pengguna mungkin perlu mengubah konfigurasi tertentu atau menghadapi keterbatasan pada penggunaan layar sentuh.
Menurut data SteamDB, setidaknya 21.000 game telah masuk kategori Playable. Jumlah tersebut memberikan pemilik Steam Deck akses terhadap katalog game yang sangat luas.
Sistem tersebut membantu pengguna mengetahui kondisi kompatibilitas sebelum memasang sebuah game. Informasi ini juga memberikan gambaran mengenai kesiapan sebuah judul untuk dimainkan melalui perangkat handheld.
Pencapaian kompatibilitas Steam Deck tidak terlepas dari peran SteamOS sebagai sistem operasi perangkat. Valve merancang SteamOS untuk memberikan pengalaman penggunaan yang mendekati konsol pada perangkat berbasis PC.
SteamOS menggunakan Linux sebagai fondasi sistem operasinya. Karena banyak game PC dikembangkan untuk Windows, Valve membutuhkan solusi agar game tersebut tetap dapat berjalan.
Proton kemudian berperan sebagai lapisan kompatibilitas untuk menjalankan banyak game Windows pada Linux. Teknologi tersebut memungkinkan berbagai game bekerja tanpa membutuhkan versi Linux secara native.
Pengembangan Proton berlangsung bersamaan dengan peningkatan SteamOS dan dukungan perangkat keras. Kombinasi tersebut membantu Valve memperluas jumlah game yang dapat dimainkan melalui Steam Deck.
Pertumbuhan jumlah game kompatibel menunjukkan perkembangan Steam Deck sebagai platform gaming. Perangkat tersebut memberikan akses terhadap katalog Steam melalui format yang lebih portabel.
Namun, pencapaian tersebut juga menunjukkan perkembangan software yang menopang pengalaman penggunaan Steam Deck. SteamOS dan Proton menjadi bagian penting dari keberhasilan tersebut.
Steam Deck membuktikan bahwa handheld PC dapat menawarkan akses terhadap katalog game PC dalam perangkat portabel. SteamOS kemudian memperkuat pengalaman tersebut melalui antarmuka dan optimasi yang disesuaikan.
Keduanya berkembang secara beriringan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Pertumbuhan kompatibilitas juga membantu mengurangi hambatan ketika pengguna ingin memainkan game PC melalui handheld.
“Baca Juga: Huawei Watch 6 Hadir dengan Baterai Tahan Hingga 11 Hari”
Dampak pengembangan SteamOS dan Proton tidak hanya terlihat pada Steam Deck. Sistem kompatibilitas Valve juga menjadi bagian penting dalam perkembangan ekosistem handheld PC secara lebih luas.
Produsen perangkat lain mulai memperhatikan optimasi sistem dan game untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa kompatibilitas menjadi faktor penting dalam persaingan perangkat handheld.
Steam tetap memiliki keunggulan besar melalui katalog game yang sangat luas. Platform lain masih menghadapi tantangan untuk membangun library dan tingkat kompatibilitas yang setara.
Meski demikian, pencapaian lebih dari 30.000 game menegaskan perkembangan ekosistem Steam Deck. Valve kini memiliki fondasi kompatibilitas yang semakin matang setelah beberapa tahun pengembangan.
Pertumbuhan tersebut juga memperlihatkan pentingnya software dalam menentukan keberhasilan sebuah handheld PC. Steam Deck dan SteamOS menjadi contoh bagaimana perangkat serta ekosistem dapat berkembang secara bersamaan.