
Hisense Kenalkan A10 dengan Dua Jenis Layar
infolangsung.org – Hisense memperkenalkan pendekatan baru untuk smartphone e-ink melalui perangkat bernama Hisense A10. Berbeda dari smartphone konvensional, perangkat ini menggabungkan layar e-ink dengan aksesori layar LCD yang dapat dipasang secara terpisah.
Konsep tersebut menawarkan fleksibilitas bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan membaca, tetapi tetap membutuhkan layar berwarna untuk aktivitas tertentu. Pendekatan modular ini menjadi pembeda utama dibandingkan smartphone e-ink yang telah beredar di pasaran.
“Baca Juga: Acer Kenalkan Sospiro A15 dengan Dual Display”
Dengan desain tersebut, pengguna dapat memilih jenis layar sesuai kebutuhan. Hisense pun menghadirkan solusi yang menggabungkan efisiensi daya dan pengalaman visual dalam satu perangkat.
Hisense A10 menggunakan layar e-ink berukuran 6,13 inci sebagai tampilan utama di bagian depan. Panel ini dirancang untuk memberikan pengalaman membaca yang menyerupai perangkat ebook reader.
Teknologi e-ink dikenal lebih nyaman digunakan dalam waktu lama. Pantulannya yang menyerupai kertas membantu mengurangi kelelahan mata saat membaca dokumen atau buku digital.
Selain itu, layar e-ink juga lebih hemat daya dibandingkan panel LCD maupun OLED. Konsumsi energi yang rendah membuat perangkat mampu bertahan lebih lama dalam penggunaan sehari-hari.
Pendekatan ini menjadikan Hisense A10 sebagai pilihan menarik bagi pengguna yang sering membaca artikel, buku elektronik, atau dokumen melalui smartphone.
Ketika membutuhkan tampilan yang lebih responsif, pengguna dapat memasang modul layar LCD di bagian belakang perangkat. Modul tersebut terhubung menggunakan mekanisme magnet sehingga mudah dilepas dan dipasang.
Layar tambahan ini ditujukan untuk aktivitas yang memerlukan refresh rate lebih tinggi. Pengguna dapat memanfaatkannya ketika menjalankan aplikasi yang kurang cocok digunakan pada panel e-ink.
Hingga saat ini, Hisense belum mengungkap ukuran maupun resolusi layar LCD tersebut. Perusahaan juga masih merahasiakan spesifikasi teknis lain yang dimiliki modul tambahan ini.
Hisense memastikan bahwa layar LCD dijual secara terpisah dari smartphone. Dengan demikian, pengguna dapat menentukan sendiri apakah ingin membeli aksesori tersebut sesuai kebutuhan.
Pendekatan modular ini memberikan fleksibilitas lebih besar dibandingkan desain dua layar permanen. Pengguna tidak perlu membawa layar tambahan apabila hanya membutuhkan fungsi e-ink.
Selain menghadirkan konsep dua layar, Hisense A10 juga membawa spesifikasi yang mengikuti perkembangan smartphone modern. Perangkat ini telah mendukung jaringan seluler 5G.
Sistem operasinya menggunakan Android 16. Kehadiran versi terbaru tersebut memberikan akses terhadap berbagai fitur dan peningkatan keamanan yang lebih mutakhir.
Untuk sektor performa, Hisense menggunakan chipset Snapdragon yang diproduksi dengan proses fabrikasi 4 nanometer. Namun, perusahaan belum mengungkap tipe prosesor yang digunakan.
Meski detail chipset masih dirahasiakan, penggunaan teknologi fabrikasi 4 nanometer menunjukkan fokus pada efisiensi daya dan performa yang lebih baik. Informasi lengkap mengenai kemampuan perangkat kemungkinan akan diumumkan pada tahap berikutnya.
Kombinasi Android 16, jaringan 5G, dan desain modular membuat Hisense A10 tidak hanya mengandalkan konsep unik, tetapi juga menawarkan spesifikasi yang relevan dengan kebutuhan saat ini.
“Baca Juga: Remake Resident Evil 1 Mulai Dikembangkan Sejak Tahun Lalu”
Hisense memasarkan A10 di China dengan harga sekitar CNY 4.000 atau setara Rp10 jutaan. Harga tersebut hanya mencakup smartphone tanpa modul layar LCD tambahan.
Sementara itu, aksesori layar LCD magnetik diperkirakan dijual sekitar CNY 3.000 atau sekitar Rp8 juta. Jika dibeli bersamaan, total harga paket mencapai sekitar Rp18 jutaan.
Konsep smartphone e-ink dengan dua layar sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya baru. Sebelumnya, Bigme telah memperkenalkan Hibreak Dual 2 yang juga menggabungkan layar e-ink dan LCD dalam satu perangkat.
Perbedaan utama terletak pada desain yang digunakan. Bigme menempatkan kedua layar secara permanen pada bodi smartphone sehingga tidak dapat dilepas.
Sebaliknya, Hisense memilih pendekatan modular melalui layar LCD magnetik yang dapat dipasang maupun dilepas sesuai kebutuhan pengguna. Desain ini memberikan fleksibilitas lebih tinggi karena perangkat tetap ringan ketika layar tambahan tidak digunakan.
Melalui Hisense A10, perusahaan menghadirkan alternatif baru bagi pengguna yang menginginkan kenyamanan layar e-ink tanpa sepenuhnya meninggalkan fungsi layar LCD. Konsep modular tersebut menunjukkan upaya Hisense menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan sehari-hari.