Uncategorized

NetEase Akhiri Studio MMORPG-nya Setelah 2 Tahun Beroperasi

infolangsung.org – Studio pengembang game MMORPG, Fantastic Pixel Castle, yang baru berusia dua tahun, kini resmi ditutup oleh NetEase setelah menarik pendanaan. Berita ini cukup mengejutkan, mengingat studio yang didirikan pada 2023 ini tengah mengembangkan proyek game ambisius berjenis MMO fantasi Triple-A dengan nama sandi “Ghost”. Penutupan ini terjadi setelah NetEase, perusahaan game raksasa asal China, menarik dukungannya terhadap studio tersebut, menyebabkan kehilangan pekerjaan bagi hampir seluruh staf.

“Baca Juga: EA Redamkan Kekhawatiran Karyawan Usai Akuisisi”

Greg Street Umumkan Penutupan Studio pada 17 November 2025

Greg Street, pimpinan studio yang sebelumnya menjabat sebagai Lead Systems Designer di World of Warcraft, mengumumkan bahwa penutupan resmi Fantastic Pixel Castle akan dilakukan pada 17 November 2025. Street menyatakan bahwa meskipun masih ada kemungkinan studio mendapatkan pendanaan baru setelah tanggal tersebut, hal itu sangat bergantung pada berapa banyak anggota tim yang masih tersisa setelah PHK besar-besaran.

Street menambahkan bahwa saat ini prioritas utama mereka adalah membantu anggota tim untuk mencari pekerjaan baru, sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan proyek game yang sedang dikembangkan. Keputusan ini membuat masa depan proyek “Ghost” semakin tidak pasti, meskipun studio itu sebelumnya memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar MMORPG.

Potensi Fantastis dari Fantastic Pixel Castle yang Kini Terhenti

Fantastic Pixel Castle dibangun dengan harapan besar. Sebelum mendirikan studio ini, Greg Street memiliki reputasi kuat sebagai salah satu desainer sistem utama di World of Warcraft. Salah satu MMORPG paling terkenal dan sukses sepanjang masa. Keahlian Street dan pengalaman industri yang luas menjadikan proyek game mereka, “Ghost”. Memiliki potensi besar untuk bersaing dengan MMORPG ternama lainnya.

Namun, meskipun memiliki pengalaman yang solid dan sumber daya awal. Dua tahun adalah waktu yang terlalu singkat untuk mengembangkan MMORPG triple-A dengan kualitas yang diinginkan. Pasar game MMORPG sendiri sangat kompetitif. Dengan banyaknya judul populer yang sudah mapan, sehingga memerlukan waktu yang lebih panjang dan investasi besar untuk bisa bertahan.

Pengaruh Penutupan Ini terhadap Tim dan Industri Game

Penutupan Fantastic Pixel Castle jelas memberikan dampak besar pada karir banyak developer. Street sendiri mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada NetEase yang telah memberi kesempatan kepada timnya untuk mengembangkan proyek tersebut. Namun, keputusan untuk menarik pendanaan jelas mencerminkan risiko besar yang dihadapi studio dalam industri game yang sangat dinamis. Meskipun begitu, Street tetap berharap timnya dapat menemukan kesempatan baru dan melanjutkan karir mereka di industri game.

Bagi industri game, penutupan ini menjadi pengingat betapa besar tantangan yang dihadapi oleh studio game dalam meraih kesuksesan. Khususnya dalam genre yang sudah sangat kompetitif seperti MMORPG. Dengan banyaknya faktor eksternal yang mempengaruhi kelangsungan hidup sebuah studio. Banyak developer di luar sana yang harus berpikir lebih matang tentang perencanaan jangka panjang.

“Baca Juga: Tero Virtala Mundur Sebagai CEO Remedy Setelah Penurunan Penjualan FBC”

Masa Depan Proyek “Ghost” dan Kehidupan Setelah Penutupan

Meskipun penutupan ini mengakhiri harapan untuk melanjutkan proyek “Ghost” dengan Fantastic Pixel Castle. Tim yang terlibat dalam pengembangan game tersebut mungkin masih dapat melanjutkan karir mereka di studio atau proyek lain. Greg Street mengungkapkan terima kasih kepada mereka yang berusaha mencari pendanaan baru untuk studio. Namun menegaskan bahwa tanpa tim yang cukup, melanjutkan proyek ini bukanlah hal yang realistis.

Adapun masa depan proyek MMORPG tersebut kini bergantung pada apakah ada pihak lain yang tertarik untuk melanjutkan pengembangan game tersebut atau membeli ide dan sumber daya yang sudah ada. Mengingat latar belakang Greg Street yang sangat berpengalaman di industri. Tidak menutup kemungkinan bahwa timnya dapat bergabung dengan studio lain yang tertarik untuk mengembangkan MMORPG dengan kualitas setara Triple-A di masa depan.