
Rumor: Xbox Mulai Lakukan PHK di ZeniMax
infolangsung.org – Gelombang restrukturisasi yang sedang berlangsung di Xbox kembali memunculkan kabar yang mengkhawatirkan. Setelah sejumlah studio dikabarkan menghadapi ancaman penutupan, kini rumor serupa mulai mengarah ke ZeniMax Studios.
Studio yang menjadi rumah bagi sejumlah franchise besar tersebut disebut mulai terdampak proses pemutusan hubungan kerja atau PHK. Jika informasi ini terbukti benar, ZeniMax akan menjadi salah satu studio first party terbesar Microsoft yang terkena dampak efisiensi perusahaan.
“Baca Juga: Black Ops dan Black Ops 2 Resmi Hadir di PS4 dan PS5″
Namun hingga saat ini, Microsoft dan Xbox masih belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar tersebut. Karena itu, seluruh informasi yang beredar masih berada pada tahap rumor dan klaim dari sejumlah sumber internal.
Informasi terbaru datang dari George Broussard, salah satu pendiri 3D Realms dan Apogee. Melalui akun media sosial pribadinya, Broussard mengklaim bahwa proses PHK di ZeniMax Studios telah dimulai. Ia juga menyebut jumlah karyawan yang terdampak kemungkinan lebih besar dibandingkan perkiraan banyak pihak.
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian komunitas game. Pasalnya, ZeniMax merupakan salah satu aset terbesar Microsoft setelah perusahaan itu mengakuisisi induk Bethesda pada 2021.
Di bawah naungan ZeniMax, terdapat sejumlah studio besar yang mengembangkan berbagai franchise populer. Beberapa di antaranya adalah Bethesda Game Studios, id Software, Arkane Studios, hingga MachineGames.
Karena itu, rumor mengenai pemangkasan tenaga kerja di perusahaan sebesar ZeniMax memunculkan kekhawatiran mengenai arah bisnis Xbox ke depan.
Meski Broussard tidak menjelaskan secara rinci jumlah karyawan yang terdampak, ia menyebut situasi yang terjadi sejalan dengan berbagai rumor yang beredar dalam beberapa hari terakhir.
Sejumlah laporan sebelumnya menyebut bahwa Microsoft tengah memusatkan sumber daya pada franchise yang dianggap paling penting secara komersial. Dalam rumor tersebut, Xbox disebut akan mempertahankan sebagian besar karyawan yang terlibat dalam pengembangan Fallout dan The Elder Scrolls.
Sementara itu, posisi lain yang tidak berkaitan langsung dengan kedua franchise tersebut berpotensi terkena dampak pengurangan tenaga kerja. George Broussard mengaku mendapatkan informasi yang serupa. Hal itu semakin memperkuat dugaan bahwa Microsoft sedang melakukan penyesuaian besar terhadap struktur pengembangan game mereka.
Jika benar, strategi ini menunjukkan bahwa Xbox ingin memfokuskan investasi pada IP yang telah terbukti sukses dan memiliki basis penggemar yang besar. Fallout dan The Elder Scrolls memang menjadi dua franchise terpenting yang dimiliki Bethesda saat ini.
Keduanya tidak hanya berhasil secara komersial, tetapi juga memiliki pengaruh besar dalam industri game selama bertahun-tahun. Karena itu, tidak mengherankan apabila Microsoft memilih memberikan prioritas lebih besar kepada kedua seri tersebut.
Namun, keputusan seperti ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai nasib proyek dan studio lain yang berada di bawah naungan ZeniMax.
Rumor PHK di ZeniMax muncul setelah sejumlah laporan lain mengenai kondisi studio-studio Xbox. Sebelumnya, Ninja Theory dikabarkan berada dalam ancaman penutupan meski baru saja memperkenalkan proyek baru mereka.
Compulsion Games juga disebut menghadapi situasi yang tidak menentu. Sementara itu, Double Fine dilaporkan masih melakukan negosiasi dengan Microsoft untuk menghindari dampak restrukturisasi.
Serangkaian laporan tersebut memperlihatkan bahwa perubahan yang dilakukan Xbox mulai memunculkan efek domino di berbagai studio internal. Banyak pengamat menilai Microsoft kini sedang berupaya mengurangi biaya operasional secara signifikan.
Strategi tersebut diduga semakin diperkuat oleh perubahan kepemimpinan dan kondisi bisnis gaming yang disebut menghadapi tekanan dalam beberapa waktu terakhir. Jika langkah efisiensi terus berlanjut, bukan tidak mungkin akan ada lebih banyak studio atau proyek yang terkena dampaknya.
Situasi ini membuat masa depan sejumlah tim pengembang di bawah Xbox menjadi sorotan komunitas.
“Baca Juga: Dead by Daylight Umumkan Sutradara untuk Adaptasi Filmnya”
Meski rumor terus berkembang, Microsoft maupun Xbox hingga kini belum memberikan tanggapan resmi. Tidak ada konfirmasi mengenai jumlah karyawan yang terdampak ataupun detail mengenai strategi restrukturisasi yang sedang berlangsung.
Karena itu, seluruh informasi yang beredar saat ini masih bergantung pada laporan media dan klaim dari sumber internal. Namun, semakin banyaknya laporan yang muncul membuat perhatian terhadap kondisi Xbox semakin besar.
Apabila rumor PHK di ZeniMax terbukti benar, maka perusahaan tersebut akan menjadi salah satu korban terbesar dari restrukturisasi yang sedang dijalankan Microsoft.
Di sisi lain, jika Xbox memang memutuskan untuk memusatkan sumber dayanya pada Fallout dan The Elder Scrolls, hal itu akan menunjukkan perubahan strategi yang lebih agresif dibandingkan sebelumnya.
Untuk saat ini, komunitas masih menunggu penjelasan resmi dari Microsoft. Keputusan perusahaan dalam beberapa bulan mendatang kemungkinan akan menentukan arah masa depan ZeniMax dan ekosistem Xbox secara keseluruhan.