Hiburan

Psy Jalani Pemeriksaan Polisi soal Kasus Obat Tidur

infolangsung.org – Penyanyi dan rapper Korea Selatan Psy kini tengah diperiksa oleh Kepolisian Seodaemun, Seoul. Ia diduga menerima resep obat psikotropika tanpa konsultasi langsung ke rumah sakit. Kasus ini juga melibatkan seorang dokter dari rumah sakit universitas yang diduga meminta pihak ketiga untuk mengambil obat resep atas nama Psy. Dugaan praktik ilegal ini memicu penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang sejak kasus muncul ke publik.

“Baca Juga: Rieke Diah Pitaloka Dukung Penurunan Gaji DPR dengan Tegas”

OBAT XANAX DAN STILNOX DALAM TUDUHAN PELANGGARAN RESEP

Menurut laporan Yonhap News, Psy menerima resep obat Xanax dan Stilnox sejak 2022 hingga saat ini. Kedua obat tersebut digunakan untuk mengatasi gangguan tidur, kecemasan, dan depresi. Karena obat ini memiliki risiko ketergantungan tinggi, hukum Korea mewajibkan resep hanya boleh diberikan setelah pemeriksaan tatap muka oleh dokter. Dugaan penerimaan resep tanpa konsultasi langsung ini menjadi fokus utama penyelidikan polisi.

POLISI MELAKUKAN PENGGELEDAHAN DAN MENGUMPULKAN BUKTI CATATAN MEDIS

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan dari seorang pelapor anonim. Pihak kepolisian kemudian melakukan penggeledahan di rumah sakit terkait untuk menyita catatan medis dan dokumen pendukung lainnya. Meski begitu, dokter yang menangani Psy membantah melakukan praktik ilegal. Ia mengklaim bahwa perawatan dan pemberian resep dilakukan secara jarak jauh tanpa melibatkan pihak ketiga sebagai perantara.

AGENSI P NATION AKUI KELALAIAN DALAM PENGAMBILAN OBAT

Agensi Psy, P Nation, akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi terkait kasus ini. Mereka mengakui ada kelalaian karena obat tidur sempat diambil oleh pihak ketiga atas nama Psy. “Fakta bahwa ada pihak ketiga yang mengambil obat tidur resep atas nama Psy memang merupakan kesalahan dan kelalaian. Kami meminta maaf,” ujar agensi dikutip dari Soompi pada Kamis (28/8). P Nation menjelaskan Psy didiagnosis mengalami gangguan tidur kronis dan mengonsumsi obat sesuai resep dokter dengan dosis yang wajar.

“Baca Juga: Nafa Urbach Tegaskan Permohonan Maaf untuk Masyarakat Indonesia”

PANDANGAN KE DEPAN DAN PENYELIDIKAN LANJUTAN POLISI

Saat ini polisi masih terus menyelidiki kasus ini untuk memastikan adanya pelanggaran hukum medis atau tidak. Kasus ini menjadi sorotan penting mengingat ketatnya regulasi terhadap obat psikotropika di Korea Selatan. Dugaan penerimaan resep tanpa konsultasi langsung dan pengambilan obat oleh pihak ketiga berpotensi melanggar aturan yang berlaku. P Nation meminta maaf atas kekhawatiran yang ditimbulkan dan berharap proses hukum berjalan adil serta transparan.

Obat-obatan seperti Xanax dan Stilnox termasuk dalam golongan psikotropika yang pengaturannya sangat ketat di Korea Selatan. Pemerintah secara khusus menekankan pemeriksaan tatap muka untuk menghindari penyalahgunaan dan ketergantungan. Kasus artis populer seperti Psy menjadi perhatian karena dapat memengaruhi persepsi publik tentang penegakan hukum dan kesehatan mental.

Tags: Psy