Techno

ByteDance Headset MR Perdana, Tantang Dominasi Apple & Meta

infolangsung.org – ByteDance, perusahaan induk dari TikTok, tengah mengembangkan kacamata mixed reality (MR) sebagai bagian dari strategi ekspansi ke ranah teknologi imersif. Perangkat ini dirancang untuk menghadirkan objek digital yang tampak menyatu dengan lingkungan nyata, mirip dengan teknologi yang ditawarkan oleh Apple Vision Pro atau Meta Quest Pro. Langkah ini menunjukkan ambisi ByteDance dalam menantang dominasi para pemain besar di industri perangkat MR dan AR.

“Baca Juga: Xiaomi 15 Ultra Edisi Leica 100 Tahun Tampilkan Sentuhan Ikonik”

Proyek ini digarap oleh Pico, anak perusahaan ByteDance yang sebelumnya dikenal sebagai produsen headset virtual reality (VR) Pico 4. Melalui pendekatan baru ini, ByteDance berharap dapat menciptakan produk yang lebih ringan dan nyaman digunakan untuk konsumen harian.

Pico Garap Kacamata MR Ringkas dan Lebih Nyaman Dipakai

Berbeda dari headset VR konvensional yang berukuran besar dan berat. Kacamata MR yang dikembangkan oleh Pico dirancang agar lebih ringan dan ringkas. Desain ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan, terutama untuk durasi panjang. Referensi desainnya mendekati Bigscreen Beyond, salah satu headset VR ringan yang hanya berbobot 0,28 pon.

Fokus pada kenyamanan menjadi nilai jual utama perangkat ini, mengingat banyak konsumen merasa terbebani dengan perangkat AR atau VR yang berat. Pico ingin menghadirkan pengalaman mixed reality yang seamless tanpa mengorbankan kenyamanan fisik pengguna.

Chip Khusus Dikembangkan untuk Minimalkan Latensi dan Optimalkan Sensor

Selain dari sisi desain, Pico juga dilaporkan tengah mengembangkan chip khusus untuk mendukung kacamata pintar ini. Chip ini akan bertugas memproses data dari berbagai sensor secara real-time. Tujuannya adalah untuk mengurangi latensi antara gerakan pengguna dan respons visual yang ditampilkan dalam mixed reality.

Minimnya jeda atau lag sangat penting dalam pengalaman MR karena memengaruhi persepsi realitas pengguna. Dengan chip khusus ini, perangkat bisa mengoptimalkan sinkronisasi antara dunia fisik dan digital, sehingga pengguna merasa lebih alami saat berinteraksi dengan lingkungan campuran.

ByteDance Perkuat Investasi di Sektor Teknologi Imersif Lewat Pico

Upaya pengembangan kacamata mixed reality ini mempertegas komitmen ByteDance dalam memperluas jangkauan teknologinya di luar media sosial dan konten video pendek. Investasi besar dalam Pico menunjukkan bahwa perusahaan asal Tiongkok ini ingin menjadi kekuatan baru di bidang perangkat keras teknologi imersif.

Meski sebelumnya Pico belum berhasil mengungguli Meta di pasar VR, pengembangan produk baru ini membuka peluang untuk mengubah arah. Dengan pendekatan berbeda dan inovasi dalam desain serta hardware, ByteDance menargetkan segmen pasar baru yang belum tergarap maksimal.

“Baca Juga: iQOO 15 Tampilkan Spesifikasi Flagship Performa Maksimal”

Persaingan dengan Meta dan Apple Bisa Pacu Inovasi di Industri MR

Kehadiran kacamata MR dari ByteDance akan menambah persaingan di industri teknologi imersif yang saat ini didominasi oleh Meta dan Apple. Persaingan ini diharapkan mendorong inovasi yang lebih cepat dan harga yang lebih kompetitif bagi konsumen.

Jika ByteDance berhasil menghadirkan perangkat MR yang ringkas, nyaman, dan responsif, mereka bisa mengisi celah pasar antara perangkat premium dan kelas menengah. Waktu peluncuran resmi dan harga produk masih belum diumumkan, namun pengembangannya menjadi sinyal jelas bahwa ByteDance serius memasuki era augmented reality dan mixed reality secara global.