
Galaxy Watch Ultra 2025 Resmi, Dirancang untuk Aktivitas Ekstrem
infolangsung.org – Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Watch Ultra 2025 sebagai model tertinggi dan paling tangguh dari keluarga Galaxy Watch tahun ini. Peluncuran ini melengkapi kehadiran Galaxy Watch8 dan Watch8 Classic yang lebih berorientasi pada pengguna kasual dan profesional.
“Baca Juga: Galaxy Z Flip7 FE Andalkan Exynos 2400 dan Gaya Ringkas”
Berbeda dari model lain, Watch Ultra dirancang khusus untuk pengguna aktif yang sering beraktivitas di luar ruangan. Mulai dari pelari lintas alam, pendaki gunung, hingga pecinta olahraga air, smartwatch ini ditujukan bagi mereka yang membutuhkan perangkat tahan banting namun tetap pintar dan fungsional.
Galaxy Watch Ultra hadir dalam ukuran 47mm dan menggunakan material titanium, yang dikenal kuat namun ringan. Jam tangan ini tersedia dalam empat pilihan warna, termasuk varian baru Titanium Blue yang memberikan kesan premium sekaligus sporty.
Samsung merancang bodi Watch Ultra agar mampu bertahan di berbagai kondisi ekstrem. Dengan sertifikasi ketahanan IP68 dan kemampuan menahan tekanan air hingga 10 ATM, perangkat ini aman digunakan dalam kegiatan outdoor seperti menyelam dangkal atau lari hujan-hujanan.
Dengan desain yang kokoh namun tetap bergaya, Galaxy Watch Ultra menjadi pilihan ideal bagi mereka yang membutuhkan daya tahan tinggi tanpa mengorbankan estetika.
Di sektor dapur pacu, Galaxy Watch Ultra dibekali chip Exynos W1000 berbasis fabrikasi 3nm—chipset yang sama digunakan pada Watch8 dan Watch8 Classic. Perangkat ini juga mengemas RAM 2GB dan memori internal 64GB untuk mendukung performa aplikasi dan penyimpanan data.
Yang paling mencolok adalah daya tahan baterainya. Samsung mengklaim Galaxy Watch Ultra mampu bertahan hingga 100 jam dalam mode hemat, menjadikannya smartwatch dengan baterai terkuat di seluruh lini Galaxy Watch hingga saat ini.
Dengan fitur seperti Dual Frequency GPS. Pengguna bisa melacak lokasi dengan akurasi tinggi, bahkan di area terpencil yang sulit dijangkau sinyal biasa.
Galaxy Watch Ultra dilengkapi Advanced BioActive Sensor generasi terbaru, memungkinkan pengukuran detak jantung, kadar oksigen darah, komposisi tubuh, hingga stres. Sensor ini ditingkatkan akurasinya untuk memberikan data kesehatan yang lebih dapat diandalkan dalam berbagai kondisi ekstrem.
Sistem operasi yang dijalankan adalah Wear OS powered by Samsung, yang dibungkus antarmuka One UI 8 Watch. Ini memberi pengalaman yang cepat, intuitif, dan konsisten di seluruh ekosistem Galaxy. Watch Ultra juga mendukung pemantauan tidur, pelacakan olahraga otomatis, dan integrasi penuh dengan aplikasi kesehatan Samsung.
“Baca Juga: Galaxy Z Fold7 Datang dengan Desain Ringan dan Layar Lebar”
Dengan hadirnya Galaxy Watch Ultra, Samsung memperluas cakupan segmen pasar smartwatch premiumnya. Perangkat ini jelas dirancang sebagai penantang langsung Apple Watch Ultra. Baik dari sisi fitur outdoor maupun desain tangguh yang menyasar pengguna aktif.
Samsung kini menawarkan tiga varian Galaxy Watch: Watch8 untuk pengguna kasual, Watch8 Classic bagi pecinta desain tradisional, dan Watch Ultra untuk petualang sejati. Dengan harga jual USD 649 atau sekitar Rp10,5 juta, Galaxy Watch Ultra menempati posisi paling tinggi dalam portofolio wearable Samsung tahun ini.
Bagi pengguna yang mencari perangkat wearable tahan lama, lengkap fitur kesehatan, dan mampu bertahan di medan ekstrem, Galaxy Watch Ultra 2025 menjadi opsi unggulan yang layak dipertimbangkan.