
Snapdragon X2 Elite Tampil dengan NPU 80 TOPS dan Performa Tinggi
infolangsung.org – Qualcomm resmi memperkenalkan Snapdragon X2 Elite Series, jajaran SoC terbaru untuk laptop, dalam acara Snapdragon Summit di Maui, Hawaii. Terdiri dari dua varian, yaitu Snapdragon X2 Elite dan Snapdragon X2 Elite Extreme. Seri ini membawa peningkatan signifikan di hampir semua aspek—mulai dari performa CPU, efisiensi daya, kemampuan GPU, hingga dukungan AI berbasis NPU. Fitur utama yang menjadi sorotan adalah Hexagon NPU 80 TOPS. Menjadikannya NPU terkencang di segmen mobile saat ini dan mendukung pengalaman AI Copilot+ PC secara maksimal.
“Baca Juga: Xiaomi 15T Series Debut Global, Indonesia Jadi Tujuan Berikutnya”
Model tertinggi, Snapdragon X2 Elite Extreme (X2W-96-100), hadir dengan arsitektur CPU 18-core. Konfigurasinya mencakup 12 core prime dengan kecepatan hingga 4.4 GHz dan 6 core performa hingga 3.6 GHz. Chip ini memiliki dual-core boost yang mampu mencapai frekuensi puncak 5.0 GHz, serta total cache sebesar 53MB. Qualcomm mengklaim peningkatan performa CPU hingga 31 persen lebih cepat dari generasi sebelumnya.
Untuk grafis, X2 Elite Extreme dibekali GPU Adreno X2-90 berfrekuensi 1.85 GHz. GPU ini mendukung DirectX 12.2 Ultimate, Vulkan 1.4, dan OpenCL 3.0, serta kemampuan ray-tracing. Performa grafisnya meningkat 2.3 kali lipat, menjadikannya pilihan ideal untuk aplikasi berat seperti rendering 3D dan game AAA. Dukungan memori LPDDR5x dengan bandwidth mencapai 228 GB/s menambah kelengkapan spesifikasi kelas atas ini.
Varian Snapdragon X2 Elite hadir dalam dua model: X2E-88-100 dan X2E-80-100. Keduanya menawarkan kombinasi performa dan efisiensi daya, namun dengan spesifikasi yang sedikit berbeda. X2E-88-100 menggunakan konfigurasi 18-core dengan frekuensi prime core hingga 4.0 GHz, sementara X2E-80-100 mengandalkan CPU 12-core yang terdiri dari 6 prime dan 6 performance core.
Dual-core boost di kedua model ini mencapai 4.7 GHz, namun ada perbedaan signifikan di total cache: 53MB untuk X2E-88-100, dan 34MB untuk X2E-80-100. Untuk GPU, X2E-88-100 memakai Adreno X2-90, sedangkan X2E-80-100 dibekali Adreno X2-85, keduanya memiliki frekuensi maksimum 1.70 GHz. Bandwidth memori juga sedikit berbeda, dengan X2 Elite mendukung LPDDR5X hingga 152 GB/s.
Kedua varian Snapdragon X2 Elite dilengkapi Hexagon NPU generasi terbaru dengan performa mencapai 80 TOPS (Tera Operations Per Second). Ini menjadikannya NPU tercepat di kelasnya, mendukung berbagai fungsi AI lokal seperti AI Copilot+ PC, pengenalan gambar, pemrosesan bahasa alami, dan asisten pintar.
NPU ini dirancang untuk mempercepat beban kerja AI langsung di perangkat tanpa bergantung pada cloud, sehingga menjaga privasi, latensi rendah, dan efisiensi energi. Dengan tren AI yang semakin dominan, Qualcomm menjadikan kemampuan NPU sebagai fondasi masa depan laptop cerdas berbasis ARM.
“Baca Juga: Snapdragon 8 Gen 5 Elite Debut, Andalkan AI dan Efisiensi”
Snapdragon X2 Elite Series juga menghadirkan fitur konektivitas lengkap seperti 5G, Wi-Fi 7, dan Bluetooth 5.4, menjadikan perangkat berbasis SoC ini sangat relevan untuk kebutuhan mobile masa kini. Qualcomm juga menjanjikan efisiensi daya luar biasa, bahkan mengklaim laptop dengan X2 Elite Series bisa digunakan selama beberapa hari tanpa perlu isi ulang—meskipun tentu perlu pengujian lebih lanjut di dunia nyata.
Laptop pertama yang menggunakan platform ini dijadwalkan rilis mulai paruh pertama 2026, dan akan menjadi pesaing utama bagi perangkat berbasis Apple Silicon dan Intel Core Ultra. Qualcomm menunjukkan bahwa mereka siap bersaing tidak hanya di sektor ponsel, tetapi juga di ekosistem laptop modern berbasis AI.