
Roblox Wajibkan Verifikasi Wajah Mulai 2026 untuk Keamanan Anak
infolangsung.org – Pada awal Januari 2026, Roblox akan memberlakukan kebijakan baru yang mewajibkan verifikasi usia bagi semua pengguna untuk mengakses fitur chat. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan melindungi anak-anak dari interaksi yang tidak aman dengan orang dewasa yang tidak dikenal. Sistem verifikasi usia ini akan mengharuskan pengguna untuk memindai wajah atau mengunggah dokumen identitas resmi sebelum mereka dapat menggunakan fitur obrolan dalam permainan.
“Baca Juga: Apple Perkenalkan Hikawa Grip MagSafe, Pegangan Stylish iPhone”
Proses verifikasi usia akan dilakukan melalui aplikasi Roblox di perangkat mobile dan desktop. Pengguna yang ingin menggunakan fitur chat harus memberikan izin untuk mengakses kamera perangkat mereka, kemudian merekam video selfie singkat dengan menoleh ke samping. Setelah itu, video akan dinilai oleh Persona, perusahaan pihak ketiga yang bekerja sama dengan Roblox untuk menentukan usia pengguna. Roblox menjamin bahwa foto dan video yang diambil akan langsung dihapus setelah proses verifikasi selesai.
Sebagai alternatif untuk verifikasi wajah, pengguna juga dapat mengunggah dokumen resmi seperti KTP, SIM, atau paspor.
Setelah verifikasi usia selesai, Roblox akan membagi pengguna ke dalam enam kategori usia yang berbeda. Pembagian ini akan memengaruhi siapa yang dapat berinteraksi melalui fitur chat. Berikut adalah pembatasan berdasarkan usia pengguna:
Di bawah 9 tahun: Fitur chat dalam game akan otomatis nonaktif, kecuali orang tua memberikan izin setelah verifikasi usia.
Di bawah 13 tahun: Pengguna tetap tidak bisa mengakses obrolan luar permainan (out-of-experience chat), meskipun sudah diverifikasi.
13 tahun ke atas: Dapat mengakses semua fitur chat sesuai dengan kelompok usia yang sama.
Orang tua tetap dapat mengatur akun anak, termasuk mengubah tanggal lahir, meskipun proses verifikasi telah dilakukan.
Roblox mengklaim bahwa mereka adalah platform besar pertama yang menerapkan kebijakan verifikasi wajah wajib sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan pengalaman bermain yang aman dan sesuai usia. Matt Kaufman, Chief Safety Officer Roblox, menjelaskan bahwa kebijakan ini dirancang untuk mengurangi risiko interaksi antara anak-anak dan orang dewasa yang tidak dikenal di platform mereka.
Selain verifikasi wajah, Roblox juga melakukan langkah-langkah tambahan untuk menjaga keamanan, seperti pemrosesan data biometrik secara aman dan penghapusan data setelah verifikasi selesai.
“Baca Juga: Vidi Aldiano Bebas dari 3 Gugatan Hak Cipta Lagu Nuansa Bening”
Selain verifikasi wajah, Roblox juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memantau percakapan berbasis teks dan suara. Teknologi ini digunakan untuk mendeteksi konten yang tidak pantas atau berbahaya, memastikan bahwa lingkungan bermain tetap aman dan sesuai dengan pedoman komunitas. Dengan kebijakan ini, Roblox berusaha menetapkan standar baru dalam industri game untuk mengutamakan keselamatan penggunanya.
Langkah ini mencerminkan komitmen Roblox dalam menjaga pengalaman yang positif bagi semua pengguna, terutama anak-anak. Sambil tetap mendukung interaksi sosial yang aman di platform mereka.